Program Pendidikan Perdamaian Partisipatif PBI terutama berbentuk pelatihan dan workshop Transformasi Konflik. Sebagai bagian dari suatu strategi untuk meneruskan dan mempertahankan keberlanjutan program, Training of Trainers (Pelatihan bagi Para Pelatih) juga ditawarkan atas permintaan dari mitra-mitra kerja setempat. Tujuan-tujuan dari workshop adalah untuk memperkuat dan membangun kapasitas organisasi-organisasi dan individu-individu lokal untuk mengembangkan dan secara efektif menggunakan model-model transformasi konflik yang tepat untuk situasi lokal. Dengan cara ini, PBI berharap untuk memberdayakan Para Pembangun Perdamaian dan Para Pelatih lokal, mengurangi dan pada akhirnya mengakhiri kebutuhan akan program PBI.
Program Pendidikan Perdamaian Partisipatif telah melakukan lebih dari 30 workshop transformasi konflik sejak tahun 2000 di propinsi-propinsi yang meliputi:
- Timor Barat, (Kupang dan Kefamenanu)
- Flores, (Bajawa, Larantuka, Maumere, Lembata-Lewoleba, Ende)
- Timor Timur
- Nanggroe Aceh Darussalam,
- Jakarta
- Sumatra Utara (Medan)
- Sulawesi Selatan.
- Papua
Para peserta dari workshop-workshop ini berasal dari berbagai perwakilan kelompok masyarakat Indonesia, yang meliputi:
- Organisasi-organisasi keagamaan,
- Pemimpin-pemimpin tradisional,
- Kelompok-kelompok wanita,
- Organisasi klien PBI,
- Penasehat Hukum dan Aktivis Hak-Hak Asasi Manusia,
- Organisasi Kemanusiaan Akar Rumput,
- Akademisi, Pelajar dan Dosen,
- Pemimpin tingkat lokal, seperti kepala desa dan Kepada Daerah,
- Anggota dari Departemen Hukum dan Hak-Hak Asasi Manusia.
Dengan demikian, program pendidikan perdamaian PBI telah menjangkau para pembangun perdamaian di masyarakat tingkat akar rumput, tingkat menengah dan di tingkat atas.